Opini

Rabu, 7 November 2018 - 14:18 WIB

12 bulan yang lalu

logo

Sumber : Google

Sumber : Google

Kemajuan Barat atas Jasa Islam

Sumber : Google

Oleh Ahmad Izzuddin

“Tanpa dukungan peradaban Islam, Barat bukanlah apa-apa”
-Willian Montgomery Watt-

Eropa merupakan negara yang berada dalam kebodohan, keterbelakangan dan masih menjadi negara yang tidur nyenyak ketika peradaban Islam berada pada masa keemasan atau yang jamak disebut (The Golden Age Of Islam).

Periode Islam Klasik antara tahun 650M – 1250 M (Istilah Harun Nasution) merupakan masa keemasan Islam, Islam mencapai puncak kejayaannya. Disisi lain saat itu Eropa sedang berada dalam kebodohan dan keterbelakangan.

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dihasilkan oleh para ilmuwan muslim ahirnya menjadi rujukan utama para ilmuan Eropa. Ada dua dinasti besar Islam yang menjadi lambang dari _The Golden Age Of Islam_, yaitu Dinasti Abbasiyah di Timur (Baghdad-Irak) dan Dinasti Umayyah II di Barat (Andalusia-Spanyol).

Ketika Islam mengalami kejayaan di Spanyol dan Baghdad dengan megahnya Universitas² Islam. Banyak orang Eropa yang berbondong-bondong untuk kuliah dan belajar disana, kemudian menerjemahkan karya-karya ilmiah umat Islam. Hal ini dimulai sejak abad ke-12 M. Setelah orang² Eropa tersebut pulang ke negara masing-masing, mereka mendirikan Universitas-universitas dengan meniru pola Islam dan mengajarkan ilmu yang dipelajari dari Universitas-universitas Islam.

Dalam perkembangan selanjutnya, keadaan ini melahirkan _renaissance_, reformasi dan _rasionalisme_ di Eropa. Pada abad ke 16-17 M merupakan abad yang penting bagi Eropa, sementara akhir abad ke-17 itu pula, dunia Islam mulai mengalami kemunduran.

Dengan begitu tidak berlebihan jika penulis Buku Tim Wallace-Murphy mengatakan “Hutang Barat terhadap Islam tidak akan pernah terbayarkan sampai kapanpun”. Ini merupakan sebuah fakta sejarah yang tidak diketahui oleh sebagian besar orang Eropa, bahkan sebagian besar umat Islam juga belum mengetahuinya.

Selanjutnya, bagaimana cara mengembalikan kejayaan Islam??
Jawabannya sederhana, kita harus meningkatkan kualitas diri sendiri terlebih dahulu. Lalu, bagimana cara memajukan diri sendiri?? Jika boleh saya meminjam istilahnya Prof. Ngainun Naim : “Kemajuan hidup hanya bisa dicapai dengan terus belajar. Belajar banyak caranya. Cara yang cukup efektif adalah dengan membaca buku. Orang yang hidupnya maju umumnya adalah pembaca yang tekun. Mereka rajin memungut sketsa pengetahuan dari teks-teks di buku. Buku telah menjadi bagian tidak terpisah dari hidupnya. Jika dulu untuk menghancurkan sebuah peradaban dilakukan dengan menghancurkan perpustakaannya, kini dilakukan dengan menjauhkan dari buku. Semakin banyak generasi tuna buku maka kejumudan dan kemunduran terjadi. Jadi, marilah kita sebarkan spirit literasi, yaitu membaca dan menulis. Ini merupakan salah satu cara untuk meraih kemajuan hidup”

Buku Pesona Baghdad & Andalusia merupakan salah satu buku yang memaparkan kejayaan Islam padazaman klasik, buku ini ditulis oleh Rizem Aizid melalui pendekatan historis.

 

Reporter :

Editor :


Artikel ini telah dibaca 794 kali

Loading...
Baca Lainnya