Opini

Jumat, 14 Desember 2018 - 18:25 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Emak-emak Peternak Ayam Petelur, Curhat Di Acara KUNGKER Menko Perekonomian Di Blitar

MATABLITAR.COM- Peternak ayam telur di Kabupaten Blitar, Yesi Yuni (41) asal Wonorejo Talun curhat tentang harga telur yang tidak menentu, hal tersebut disampaikan saat sesi dialog antara peternak dan petani dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam acara Kunjungan Kerja, bertempat di Lapangan Desa Kebonduren Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Kamis (13/12/2018).

Di acara yang dihadiri 2000 an peternak dan petani tersebut, Yesi menyatakan keluhannya bahwa pemerintah di nilai belum mampu menyetabilkan harga telur di angka yang dapat menguntungkan semua pihak. “Pemerintah Pusat pernah menyatakan bahwa akan berusaha menjaga harga telur terendah di tingkat peternak adalah 18.000,-/kg, tapi kenyataannya beberapa bulan yang lalu harga telur anjlok hingga mencapai angka 15.000,-/ kg, dan pemerintah seolah-olah kurang rensponsif dengan kondisi ini” kata Yesi.

“Padahal di tengah harga pakan baik konsentrat maupun jagung yang melambung tinggi, sangat merugikan peternak. Sementara itu kondisi berbalik di lakukan saat harga telur sudah mulai mengalami kenaikan, pemerintah merespon sangat cepat agar harga telur tidak terlalu tinggi” imbuhnya.

Saat ditemui awak media di sela-sela acara Kungker, Yesi menyatakan kurang puas karena Menteri Pertanian dan Menteri Pedagangan, yang semula di jadwalkan hadir ternyata hanya mewakilkan kepada Deputinya, padahal para peternak di Blitar sangat ingin berdialog langsung dengan kedua Menteri tersebut, untuk memecahkan persoalan- persoalan peternakan ayam petelur.

Di sisi lain Yesi juga cukup mengapresiasi Bupati dan Pemkab Blitar, karena telah memfasilitasi peternak di Blitar dalam beberapa hal, salah satunya adalah memfasilitasi MOU dengan Pemkab Majene untuk merespon kelangkaan jagung di Blitar.

Terakhir, Yesi yang juga adalah pengurus Koperasi para peternak di Blitar dengan nama koperasi PUTERA BLITAR, berharap agar Peternak di Blitar bisa kompak serta terus berkomunikasi dan bersinergi dengan pemerintah, agar saat ada masalah bisa segera di carikan solusi bersama. (Yahya)


Artikel ini telah dibaca 975 kali

Loading...
Baca Lainnya