Berita Peristiwa

Jumat, 27 September 2019 - 08:38 WIB

4 minggu yang lalu

logo

Aliansi Masyarakat Peduli Aset NU Saat Aksi di Halaman Pengadilan Negri Blitar

Aliansi Masyarakat Peduli Aset NU Saat Aksi di Halaman Pengadilan Negri Blitar

Lagi Lagi Aliansi Masyarakat Peduli Aset NU Datangi PN Blitar

MATABLITAR.COM– Pengadilan Negri (PN) Blitar, lagi lagi di datangi ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Aset NU, kali ini bersama warga NU dan Badan Otonomnya, mereka menggelar istighosah di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Blitar. Kamis, (26/09/2019)

Aksi ini, merupakan buntut dari dijadikannya tersangka dua tokoh masyarakat Kecamatan Wonodadi Blitar, sebagaimana diberitakan sebelumnya; Aliansi Warga Nadliyin Gelar Aksi Damai di Pengadilan dan Polres Blitar Kota, Ini Tuntutan Mereka

Melalui Istighotsah, massa menyampaikan dukungan kepada dua tokoh mereka di Kecamatan Wonodadi, yakni H. Isa Ansori dan Nawawi yang sedang menjalani sidang dengan tuduhan melakukan penganiayaan.

Zainul Arifin selaku koordinator aksi menjelaskan kepada awak media, bahwa telah terjadi kriminalisasi terhadap dua tokoh mereka. H Isa dan Nawawi dituduh menganiaya Nur Kholik, warga Desa Pikatan.

Padahal, banyak warga yang menyaksikan langsung peristiwa yang dituduhkan itu, mereka tidak melihat adanya penganiayaan. Bahkan tokoh yang di tuduh tersebut tidak ada di tempat kejadian.

“Kami beristighotsah di sini sebagai bentuk dukungan kepada saudara kami, H Isa Ansori dan Nawawi yang sedang menjalani sidang atas tuduhan yang tidak sesuai fakta” kata Zainul.

“Nur Kholik lah yang justru berusaha merebut aset milik NU. Sekitar bulan Mei 2017 Nur Kholik mengintimidasi sejumlah warga terkait upayanya merebut aset NU. Saat Pak Nawawi meminta Kholik bersama-sama datang ke Kantor Polisi. Nur Kholik terjatuh dan menuduh Pak Nawawi melakukan penganiayaan” jelas Zainul.

Dari pantauan media, aksi ini berjalan sangat damai, masa aksi juga membentangkan Baner bertuliskan; Kami datang untuk berdo’a, semoga majlis hakim yang mulia selalu dalam lindungan dan hidayah Allah SWT, kami yakin dengan keadilanmu, kebohongan dan rekayasa akan terbongkar. Dan orang yang menjadi korban kriminalisasi tidak harus masuk penjara.

 

Reporter : Rohman
Editor : Fikri


Artikel ini telah dibaca 155 kali

Loading...
Baca Lainnya