Berita Edukasi

Senin, 9 September 2019 - 08:02 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Foto Bersama Saat Setelah Kegiatan Pelatihan Usaha Sablon di Pondok Pesantren Modern As Syuja'iyah Dayu Nglegok

Foto Bersama Saat Setelah Kegiatan Pelatihan Usaha Sablon di Pondok Pesantren Modern As Syuja'iyah Dayu Nglegok

Sambut Hari Santri Nasional, UNISBA Gandeng Pondok Pesantren Gelar Pelatihan Usaha Sablon

MATABLITAR.COM– Dalam rangka menyambut hari santri nasional, dan sebagai pengamalan tri darma perguruan tinggi dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat, Universitas Islam Balitar (UNISBA) bekerjasama dengan Pondok Pesantren Modern As Syuja’iyah menggelar pelatihan usaha sablon pada, Jum’at (06/09/2019).

Pelatihan yang bertempat di pondok pesantren As Syuja’iyah Desa Dayu Kecamatan Nglegok Blitar ini mengambil tema; Membangun santripreneur menuju kemandirian umat.

Dalam kegiatan ini, peserta tidak kurang dari 45 peserta berasal dari santri santriwati PP. As Syuja’iyah. Pelatihan dimulai dari jam 13.30 Wib sampai dengan 17.00 WIB.

Minto Santoso selaku pendamping progam tersebut menyampaikan, bahwa pihaknya menggandeng pondok pesantren dengan harapan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan santri.

“Semoga dapat menumbuhkan jiwa santri berwirausaha, sebagaimana tema kegiatan ini, membangun santripreneur” tutur minto.

Sementara itu, pengasuh Pesantren Modren As Syuja’iyah, Kyai Saifudin Munip mengatakan bahwa “pelatihan sablon ini mengharapkan santri bisa memproduksi atau bisa membuat produk sendiri” kata Kyai Munib.

“Sehingga bisa dipadukan dengan program yang ada di pondok yaitu salah satunya menjahit. Sehingga santri punya karya dan praktek nyata ini bisa diaplikasikan oleh santri” imbuhnya.

Dari pantauan awak media, pelatihan usaha sablon ini di pandu oleh Munir, S.Si (Owner HD SABLON & Undangan, Aneka Tas) yang beralamatkan di Kecamatan Kanigoro, Kab.Blitar.

Materi yang di berikan didalamnya seputar proses mulai dari awal pengenalan alat dan bahan, mengafdruk atau membuat flem pada screen, mencampur cat atau karet, serta menyablon di media kertas atau stiker, kain dan Plastik.

Materi, sebanyak 30% teori dan 70% praktek langsung pada pelatihan sablon ini. Para santri pelatihan banyak yang antusias baik bertanya, praktek menyablon, serta menghasilkan produk yang bagus.

Kepada awak media Munir menyampaikan harapannya, agar santri bisa banyak latihan dan praktek langsung sesuai dengan tahapan tahapan yang diberikan pada saat pelatihan.

“Saya berharap akan muncul para santri berwirausaha dan ide kreatif sebagai bekal di masa yang akan datang. Saya sebagai pelatih menerima pelatihan secara kelompok, perseorangan maupun lembaga. Bisa hub hp: 085 743 267 337” terang Munir.

 

Reporter : Rohman

Editor : Fikri


Artikel ini telah dibaca 208 kali

Loading...
Baca Lainnya