Berita Edukasi

Senin, 21 Oktober 2019 - 17:58 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Kunjungan PPKH Boyolali Jawa Tengah di Bank Sampah Sumber Rejeki Sutojayan Blitar. Senin, (21/10/2019)

Kunjungan PPKH Boyolali Jawa Tengah di Bank Sampah Sumber Rejeki Sutojayan Blitar. Senin, (21/10/2019)

Terima Kunjungan Kerja Dinsos Boyolali, Rombongan Diajak Ke Bank Sampah Sutojayan

MATABLITAR.COM– Hari ini, Dinas Sosial Kabupaten Blitar, menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Dinas Sosial Boyolali Jawa Tengah, dengan tujuan study banding managemen pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH). Senin, (21/10/2019).

Tepat pukul 13.00 WIB Dinsos Boyolali dengan satu armada Bus sampai di Blitar, rombongan langsung menuju ruang Candi Sawentar di gedung lantai 1 Pemkab Blitar, untuk acara penyambutan dan sharing pelaksanaan PKH.

Sebagaimana disampaikan Moh. Asrofi selaku Kordinator Kabupaten (Korkab) PKH Blitar. “Iya. Hari ini ada study banding dari Dinsos Boyolali, ada 50 Han peserta. Dari jajaran Dinsos Kab. Boyolali, 2 korkab PKH, 1 Supervisor. Operator dan Korcam dilingkup PPKH Boyolali,” tutur Asrofi.

“Penyambutan dan pemaparan managemen pelaksanaan PKH di Kabupaten Blitar, langsung di sampaikan Bapak Romelan Kepala Dinsos Kab. Blitar.” Imbuh nya.

Masih Asrofi, dalam kesempatan itu Dinsos Kabupaten Blitar juga memamerkan beberapa produk Kube PKH di Blitar, serta produk dari Kelompok Usaha Disabelitas (KUD) binaan Dinsos Kab. Blitar, berupa batik ciprat.

Setelah selesai sharing, rombongan kemudian diajak ke Bank Sampah Sumber Rejeki, yang terletak di Kelurahan Sutojayan Kecamatan Sutojayan. Bank Sampah ini di kelola oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH.

Farida Masrurin, selaku Korcam pendamping PKH Kec. Sutojayan menuturkan ke media, bahwa Bank Sampah ini mulai dirintis sekitar tahun 2015, para anggota PKH dan masyarakat umum rutin membawa sampah untuk ditabung.

Sampah sampah yang di stor oleh petugas di timbang, dan di beri harga sesuai jenis sampahnya, kemudian dimasukkan catatan tabungan, yang akan di uangkan satu tahun sekali, yakni setiap menjelang hari raya.

“Lumayan, di tahun ini total tabungan di Bank Sampah Sumber Rejeki mencapai 30 juta lebih, rata rata setiap nasabah dapat 200 sampai 400 an,” kata Farida.

“Sampah yang terkumpul, di pilah pilah pengurus. Ada beberapa jenis sampah yang dibuat produk daur ulang, menjadi gelas, piring, bunga bungaan, baju dan lain sebagainya,” jelas Farida.

Lebih jauh Farida menuturkan, melalui Bank Sampah ini, harapannya tidak hanya bagaimana merubah sampah menjadi bernilai ekonomi, tetapi juga bagaimana terbangun kesadaran di masyarakat akan pentingnya mengelola sampah.

Reporter : Rohman
Editor : Fikri


Artikel ini telah dibaca 505 kali

Loading...
Baca Lainnya