Dengan Jimpitan, Anak Ranting Fatayat NU Jeruk Selopuro Bantu Biaya Pendidikan Yatim Piatu

Kegiatan Anak Ranting Fatayat NU Desa Jeruk, Saat Pengumpulan dan Pencatatan Jimpitan. Jum'at, (01/11/2019)

MATABLITAR.COM– Kata Jimpitan sebenarnya sudah tidak asing ditelinga, apalagi oleh masyarakat yang hidup di pedesaan. Meskipun kini tradisi Jimpitan tersebut sudah jarang sekali ditemukan, bahkan bisa jadi hampir punah.

Tetapi di Kecamatan Selopuro, tepatnya di Dusun Jeruk Desa Mandesan, Jimpitan yang di kelola oleh Anak Ranting Fatayat NU berjalan dengan baik. Sudah sekitar 3 tahunan Jimpitan ini bisa membantu biaya pendidikan sekolah yatim piatu di lingkungan tersebut.

Baca Juga: Mengenal KH. Dimyati, Kyai Keramat Asal Blitar

Sebagai mana disampaikan Siti Aminah salah satu pengurus Jimpitan, “sudah berjalan kurang lebih 3 tahun, di dusun Jeruk terbagi 6 kelompok, dan setiap kelompok ada 4 kader Fatayat NU yang mengambil Jimpitan setiap dua Jum’at sekali,” tutur Aminah saat dihubungi matablitar.com Jum’at (01/11/2019).

“Ada panitia inti yang ngurusi hal ini. Hasil Jimpitan murni untuk biaya pendidikan anak yatim piatu Dusun Jeruk. Kemarin jumlahnya ada 35 anak” imbuhnya.

Masih kata Aminah, Jimpitan berupa beras atau uang seihlasnya warga. Kalaupun berupa beras, maka akan diuangkan dan satu bulan sekali dimasukkan ke tabungan masing-masing anak.

“Alhamdulillah, setiap tahunnya bisa mengumpulkan beras yang sudah diuangkan minimal 50 juta per tahun.” Pungkas Aminah.

Reporter : Dairobi
Editor : Asrofi

Pos terkait