Berita Peristiwa

Sabtu, 30 November 2019 - 17:25 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Anggia Ermarini, M.KM  Anggota FPKB DPR RI Dapil VI Jawa Timur, Saat Memberikan MP ASI, dan Makanan Tambahan Ibu Hamil, Dalam Acara Sosialisasi 4 Pilar di Aula MIDA Gogodeso Kanigoro Blitar. Sabtu, (30/11/2019).

Anggia Ermarini, M.KM Anggota FPKB DPR RI Dapil VI Jawa Timur, Saat Memberikan MP ASI, dan Makanan Tambahan Ibu Hamil, Dalam Acara Sosialisasi 4 Pilar di Aula MIDA Gogodeso Kanigoro Blitar. Sabtu, (30/11/2019).

Perkuat Komitmen Kebangsaan, Anggia Ermarini Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Blitar

MATABLITAR.COM– Demi menguatkan komitmen kebangsaan di masyarakat, Anggia Ermarini, M.KM yang merupakan anggota FPKB DPR RI Dapil VI Jawa Timur, menggelar sosialisasi 4 Pilar di Blitar. Sabtu, (30/11/2019).

Kegiatan yang bertempat di Aula MIDA Gogodeso Kanigoro ini, dihadiri tak kurang dari 150 an peserta, dari unsur organisasi masyarakat, seperti Muslimat NU, Fatayat NU, serta Ormas lainnya di Kabupaten Blitar.

Baca Juga: Anggia Ermarini; Publik Harus Peka Terhadap Penyandang Gangguan Mental

“Negara Indonesia merupakan negara yang besar, dengan beragam budaya, suku, agama, keyakinan, bahasa dan kekayaan alamnya yang melimpah. Ada setidaknya 17.504 pulau 1.331 kelompok suku, 652 bahasa daerah – BPS dan Badan Bahasa” Ungkap Anggi dalam materi sosialisasinya.

“Indonesia itu bangsa yang unik, masyarakatnya tinggal di daerah yang berbeda, dengan sejarah yang juga berbeda. Karena adanya perbedaan ini, kemungkinan terjadin konflik antar anak bangsa sangat besar. Oleh karena itu, dibutuhkanlah konsensus yang memiliki nilai-nilai kebangsaan” Tambahnya.

Masih kata Anggi, nilai kebangsaan merupakan komponen penting yang harus diingat semua masyarakat Indonesia. Nilai kebangsaan bisa menjadi sumber untuk membentuk rasa kebangsaan yang bisa mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Ada empat macam Konsensus Indonesia yang masing-masing memiliki nilai kebangsaan didalamnya, yaitu disebut Empat Pilar Kebangsaan.

“Sebenarnya empat pilar kebangsaan itu sudah tidak asing khususnya bagi warga NU. Kita sering menyebutnya PBNU; Pancasila, Bhinika Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945” tutur Anggi, perempuan berkacamata yang juga aktif menjadi ketua Pimpinan Pusat Fatayat NU.

Bentuk dari pengamalan empat pilar itu kata Anggi, diantaranya setia dan cinta tanah air. Mengembangkan persatuan dan kesatuan atas dasar Bhinneka Tunggal Ika. Tidak menjadi koruptor. Tidak membuat pernyataan atau keputusan yang merugikan bangsa. Tidak membedakan ras, suku, agama, adat, maupun bahasa. Tidak menyalahgunakan kekuasaan. Menjaga ketertiban dan keamanan. Peduli terhadap bangsa dan Negara. Saling tolong – menolong dan saling menghormati antar sesama manusia.

Baca Juga: Di Blitar, Kementrian Desa Ajak Fatayat NU Membahas Pengelolaan Dana Desa

Dalam kata penutupnya Anggi menuturkan, bahwa Kebhinekaan merupakan kekayaan Negara Indonesia yang harus diakui, diterima, dan dihormati. Kemajemukan sebagai anugerah juga harus dipertahankan, dipelihara, dan dikembangkan yang kemudian diwujudkan dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Keberagaman tersebut telah diakomodasi dalam UUD RI Tahun 1945. yang menjadi perekat dan pengikat kerukunan bangsa adalah nilai-nilai yang tumbuh, hidup, dan berkembang dalam kehidupan masyarakat. tidak lain adalah sila-sila yang terkandung dalam Pancasila.

Dari pantauan media dilapangan, kegiatan yang berlangsung kurang lebih 4 jam tersebut, mulai jam 10.00 sampai dengan 14.00 WIB berjalan lancar. Dalam kesempatan itu, Anggi juga menyalurkan bantuan MP ASI, dan makanan tambahan Ibu hamil untuk peserta dari perwakilan ormas.

Reporter: Yahya Mustofa
Editor: Fikri


Artikel ini telah dibaca 262 kali

Loading...

Hosting Unlimited Indonesia
Baca Lainnya