Opini

Rabu, 22 Januari 2020 - 16:36 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Ilustrasi; Tradisi Ngopi Bareng

Ilustrasi; Tradisi Ngopi Bareng

Kenapa Fanatik Kopi dan Rokok?

MATABLITAR.COM– Banyak orang mengatakan kopi dan rokok ibarat dua sisi mata uang saling melengkapi. Mungkin bagi Anda penggila kopi dan rokok akan sangat sepakat dengan pernyataan tersebut. Demi mepertahankan keyakinan ini banyak alasan yang mendasari baik secara ilmiah maupun secara ilmu jawa (othak athik gatuk).

Alasan-alasan itu di antaranya adalah pertama, kopi bikin fokus, sedangkan rokok bikin rileks. Alasan ini bisa juga dijelaskan secara ilmiah, banyak orang membuktikan bahwa secangkir kopi bisa menambah semangat apalagi dinikmati di waktu ngobrol dengan teman-teman.

Baca Juga: MEMBANGUN KESADARAN BERPOLITIK GENERASI MILENIAL

Sebagaimana di ungkapkan Gulam salah seorang penikmat kopi asal Sutojayan Blitar, saat di sela-sela nyeruput kopinya di Pinus Coffe. Ia mengatakan “Sungguh, kopi sangat nikmat dan bisa menambah semangat kalau pas (ngobrol) seperti ini” Ujarnya. Rabu, (22/01/2020).

Kemudian kehadiran beberapa zat kafein di dalamnya menambah fokus. Dokter Michael Hartanto Angriawan dari tim Meetdoctor menyebutkan bahwa kopi juga memiliki kandungan psikoaktif yang dapat meningkatkan kecerdasan.

Alasan kedua, kopi dan rokok bisa meningkatkan efek keren saat di foto. Banyak para milenial sering berpose ngopi dan di samping ada rokoknya. Seolah mereka berpesan jangan lupa sambil ngudud seruputlah kopi, abadikan momen kalian dengan foto dan diunggah ke berbagai platform media sosial. Dan itu diyakini akan membuat semakin terlihat keren. Ini bisa di lihat dan bertebaran di facebook maupun instagram.

Alasan ketiga, ngopi dan ngerokok adalah budaya asli Indonesia. Salah satu untuk melestarikan budaya Indonesia adalah dengan ngopi dan ngerokok. Tentu ini juga mempunyai banyak manfaat secara sosial.

Baca Juga: BMI, Mengejar Hak Gaji Hingga Ke Negeri Sendiri

Orang akan banyak berinteraksi saat ngopi bersama. Di era medsos secanggih ini banyak orang kehilangan interaksi sosial karena tergantikan oleh medsos. Ngopi bersama tentu salah satu solusi untuk menangkis itu semua.

Sebenarnya banyak sekali alasan-alasan orang fanatik terhadap kopi dan rokok, di atas merupakan beberapa alasan saja. “Bagi saya, rokok dan kopi adalah sahabat kehidupan, mengapa begitu? Meskipun banyak iklan-iklan bersebaran dan menakutkan. Toh faktanya ini adalah budaya warisan dari zaman ke zaman” kata Ulum sebelum menghisap dalam-dalam rokoknya.

Penulis : Moh. Asrofi (Santri Pinus Blitar dan Pengamat Budaya)


Artikel ini telah dibaca 249 kali

Loading...
Baca Lainnya