Wisata & Budaya

Selasa, 7 Januari 2020 - 13:43 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Masjid Ar Rachman Mayangkara Groub yang berlokasi di Jalan Ciliwung, Kepanjen Kidul, Kota Blitar. Masjid yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pada 25/12/2019.

Masjid Ar Rachman Mayangkara Groub yang berlokasi di Jalan Ciliwung, Kepanjen Kidul, Kota Blitar. Masjid yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pada 25/12/2019.

“Unboxing” Masjid Ar Rachman Mayangkara Group, Replika Masjid Nabawi Madinah

MATABLITAR.COM– Beribadah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim untuk mengerjakannya. Ibadah bagi seorang Muslim bermacam-macam: ada sholat, zakat, puasa, haji, Umroh, dll. Dari kesekian ibadah tersebut, yang paling utama dan wajib dikerjakan adalah sholat fardhu.

Sholat dapat dikerjakan dimana saja. Asalkan tempat tersebut suci secara syariat. Seorang Muslim biasa mengerjakan ibadah sholatnya di rumah atau di Masjid. Dan dapat dikerjakan secara sendiri atau berjama’ah.

Ibadah sholat akan lebih nyaman dan khusu’ apabila dikerjakan dengan suasana yang nyaman dan di tempat tertentu. Seperti di Masjidil Haram, Masjid Quba atau Masjid Nabawi. Tentu seseorang harus memiliki niat dan modal yang cukup untuk bisa beribadah di tempat-tempat yang istimewa tersebut.

Baca Juga : Diskusi Literasi, PMII Blitar Ngopi Bareng Editor Media NU Online

Bagi anda warga Blitar sekarang bisa merasakan sensasi atau suasana ibadah layaknya di Masjid Nabawi. Yaitu dengan beribadah di Masjid Ar Rachman Mayangkara Groub yang berlokasi di Jalan Ciliwung, Kepanjen Kidul, Kota Blitar.

Masjid yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pada 25 Desember 2019 lalu, memiliki bangunan yang menyerupai Masjid Nabawi di Madinah. Berikut kesamaan yang telah dirangkum oleh media matablitar.com.

1. Memiliki Payung Raksasa

Ciri khas Masjid Nabawi pada halaman depannya adalah memiliki payung-payung raksasa yang bertujuan untuk tempat berteduh dari sinar matahari dan hujan. Masjid Ar Rachman juga nampak bagian halaman memiliki payung-payung raksasa. Perbedaannya adalah, jumlah dan ukuran payung raksasa di masjid Ar Rahman lebih sedikit dan lebih kecil.

2. Arsitektur Menara

Desain arsitektur menara pada masjid Ar Rachman juga memiliki kesamaan dengan Masjid Nabawi di Madinah. Perbedaannya adalah ukuran dan jumlahnya.

3. Bentuk dan Warna Kubah

Bentuk dan warna kubah pada masjid Ar Rachman memiliki kesamaan dengan masjid Nabawi. Perbedaannya adalah memiliki ukuran yang lebih kecil dan ukiran yang sedikit berbeda.

4. Motif Pintu Masjid

Kesamaan lainnya adalah terlihat pada motif pintu masjid. Hampir tidak ada perbedaan yang mencolok dari motif pintunya, mulai dari motif ukiran dan tulisan Muhammad Rasulullah di bagian tengah pintu terlihat sama persis.

5. Langit-langit

Selain bagian luar, bagian dalam masjid Ar Rachman juga memiliki kesamaan dengan masjid Nabawi. Yaitu pada bagian langit-langit yang memiliki bentuk lengkungan-lengkungan yang berwarna hijau tua dan putih seperti di masjid Nabawi.

Baca Juga : Peringati Haul Gus Dur Ke 10, Gusdurian Blitar Gelar Do’a Bersama dan Pesan Perdamaian

6. Mimbar

Walaupun secara ukuran dan bentuk mimbar sangat mencolok berbedaannya, namun sekilas kita dapat melihat kesamaan walaupun sedikit.

7. Seperti Sholat di Depan Ka’bah

Terakhir yang dapat direview oleh tim matablitar.com adalah arsitektur dinding di bagian depan masjid Ar Rahman. Selain kita disuguhkan dengan replika masjid Nabawi, kita disuguhkan suasana ibadah layaknya di depan Ka’bah.

Dinding depan yang mengarah ke kiblat pada Masjid Ar Rachman, di buat menyerupai pintu dan dinding Ka’bah di Masjidil Haram, Mekah. Seakan-akan bila kita beribadah disana, kita menghadap langsung di depan Ka’bah layaknya di Masjidil Haram. Hal ini dapat menambah kekhusyu’an beribadah kita kepada Allah SWT.

Reporter : Naja
Editor : Dairobi


Artikel ini telah dibaca 4492 kali

Loading...
Baca Lainnya