Opini

Minggu, 2 Februari 2020 - 07:30 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Agus Ragil : Komisioner KPUD Kabupaten Blitar Periode 2014-2019

Agus Ragil : Komisioner KPUD Kabupaten Blitar Periode 2014-2019

Hari Lahir KPU ?

MATABLITAR.COM– Menapak pagi belum sempat mandi, mengantar istri ke pasar belanja rutin bahan bahan energi sebagai keperluan satu minggu ke depan, usai tugas rutin bersama ibu negara berlanjut ke salon samping rumah, salon millenial khusus potong rambut cowok supaya terlihat muda

Sebuah pesan singkat masuk. disertai tautan artikel ringkas “21 tahun KPU mandri?”. saya baca cepat. di sela persiapan ke wilayah kecamatan wonotirto. menghadiri undangan pertemuan muda mudi dalam kegiatan sekolah nonformal.

Baca Juga : APATIS PENCETAK GOLPUT

Titik perhatian saya, kapan kita menentukan waktu lahir KPU. hari lahir manusia dapat disepakati momentumnya. tapi tidak dengan suatu lembaga, tidak ada patokan.

Bagi saya, penanda kelahiran lembaga, ketika ikhwal eksistensi (wujud) dan karakter (sıfat) lembaga dirumuskan.
Merujuk argumen tersebut, eksistensi kpu dan sifatnya ada disebut dalam konstitusi. sehingga dari sana KPU lahir. Pasal 22E ayat (1), “Pemilihan umum dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali”. Klausal tersebut lahir dalam amandemen ketiga UUD 1945.

Proses kelahiran KPU tidak mudah. didiskusikan sejak amandemen pertama (1999), Kedua (2000), dan diputuskan pada amandemen ketiga (2001). silakan baca “Naskah Komprehensif Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945: Latar Belakang, Proses dan Hasil Pembahasan 1999-2002, pada Buku V: Pemilihan Umum”. lebin dari 600 halaman. loncat saja pada Bab V, hal 507-612. saya ingin menyampaikan ringkasannya, tapi terlalu menarik untuk anda melewatkan membacanya sendiri.

Baca Juga : BMI, Mengejar Hak Gaji Hingga Ke Negeri Sendiri

Dengan merujuk pada peristiwa amandemen tersebut, hari lahir KPU memiliki banyak makna. pertama, bahwa kedudukan KPU sangat kuat. tidak banyak lembaga yang eksistensinya dimandatkan secara langsung oleh konstitusi. kedua, KPU lembaga yang agung. sebab, merupakan hasil pemikiran/perenungan bernegara. ketiga, KPU merupakan lembaga reformasi. KPU membawa cita-cita idealitas reformasi.

Mengetahui genealogi KPU yang saat ini ada penting. bagi penyelenggara pemilu, saya sarankan membaca “Buku V: Pemilu” tersebut. supaya mencecap spirit “sangkan paran dumadi” KPU. melengkapi bacaan sangkan-paran manusia dalam kitab “Sirrul Asrar’ (Syekh Abdul Qodir Jailani), atau “Syajarah Al-Kawn” (Ibnu Arabi).

Lalu kapan KPU lahir? Minggu Pon, 9 September 2001. saat amandemen ketiga UUD 1945 disahkan.

Penulis : AGUS RAGIL
(Komisioner KPUD Kabupaten Blitar Periode 2014-2019)


Artikel ini telah dibaca 209 kali

Loading...
Baca Lainnya