Pasca Rusuh Suporter Arema dan Bonek, Blitar Kembali Kondusif

Ilustrasi (Sumber: tribun.com)

MATABLITAR.COM– Dunia sepak bola nasional kembali berduka atas terjadinya kerusuhan suporter Aremania (Suporter Arema Malang) dan Bonek Mania (Suporter Persebaya Surabaya). Potensi konflik Pertandingan antara 2 kesebelasan yang dihelat di stadion Soeprijadi Blitar Jawa timur ini sebenarnya telah diantisipasi jauh-jauh hari oleh Ahmad Riyadh, Ketua Asprov PSSI Jatim selaku penanggungjawab penuh atas bergulirnya Piala Gubernur 2020.

Panitia dengan tegas mengambil kebijakan bahwa big match semi final antara Arema VS Persebaya akan dilakukan dengan tanpa melibatkan suporter kedua klub. Dipilihnya Kota Blitar sebagai gelanggang tuan rumah pun sebenarnya berangkat dari rembug bersama antara PSSI dengan klub yang akan bertanding.

Beberapa Bulan Jalani Sidang, Ahirnya 2 Tokoh Masyarakat Wonodadi Diputus Bebas Murni

M. Yusuf Firmansyah, sekretaris PC ISNU Kota Blitar berharap agar kejadian ini dapat disikapi dengan bijaksana oleh masyarakat dan tidak terpancing isu-isu pihak tertentu yang sengaja memperkeruh suasana. Apalagi isu-isu di media sosial yang memancing emosi masyarakat. Menurutnya ini adalah musibah diluar perkiraan panitia penyelenggara.

“Mari kita suport bersama perhelatan piala gubernur ini untuk memunculkan pemain-pemain yang berkualitas untuk memajukan sepakbola Indonesia di kancah dunia dengan sportifitas dan tanpa kerusuhan,” ungkapnya.

M. Yusuf juga mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jatim dan pihak kepolisian yang cepat turun tangan serta memberikan bantuan dan menanggung kerugian akibat kerusuhan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemprov Jatim (Gubernur) yang telah menanggung kerugian akibat insiden tersebut. Selebihnya kita serahkan semua kepada kepolisian agar menindak tegas pelaku kerusuhan,” ujarnya.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela, memastikan kondisi Kota Blitar sudah kembali kondusif. Menurutnya, sudah tak ada lagi potensi konflik suporter usai laga semifinal Piala Gubernur Jatim 2020, antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, di wilayahnya.

Baca Juga : Bedah ‘SARUNG’

“Kami sudah melaksanakan kegiatan pengamanan pertandingan antara Persebaya dan Arema. Pertandingan ini berstatus tanpa penonton,” tutur Kapolres.

“Sebagai Kapolres Blitar, saya pastikan, kondisi saat ini kondusif,” sambungnya.

Aktivitas pengamanan ini dilakukan oleh pasukan gabungan. Selain kepolisian, ada juga unsur TNI dan Satpol Pamong Praja.

Reporter : Udin
Editor : Fikri

Pos terkait