Berita Mata Desa

Sabtu, 11 Juli 2020 - 08:13 WIB

3 bulan yang lalu

logo

3 KPM PKH Desa Tumpang Menunjukkan Surat Pernyataan Untuk Graduasi Sejahtera Mandiri (Tengah) Bersama Kepala Desa Tumpang dan Pendamping PKH

3 KPM PKH Desa Tumpang Menunjukkan Surat Pernyataan Untuk Graduasi Sejahtera Mandiri (Tengah) Bersama Kepala Desa Tumpang dan Pendamping PKH

Kesejahteraan Keluarga Meningkat, 3 KPM Asal Tumpang Ajukan Mundur Dari Peserta PKH

MATABLITAR.COM– Merasa kesejahteraan keluarga sudah meningkat, 3 keluarga penerima manfaat (KPM) asal Desa Tumpang Kecamatan Talun Blitar, mengajukan mundur dari kepesertaan progam keluarga harapan (PKH). Jum’at, (10/07/2020).

Adalah Ni’matul Badriyah, Zunurun Faidah dan Siti Fatimah warga Tumpang Talun, mereka dihadapan Kepala Desa Tumpang dan Pendamping PKH Desa Tumpang, dengan suka rela menandatangani surat pengunduran diri dari peserta PKH.

Baca Juga : Mundur Dari Peserta PKH, Warga Kendalrejo Talun ini Bersyukur

Agus Salim selaku kepala Desa Tumpang membenarkan, “Tiga warga Tumpang mengundurkan diri dari PKH dengan suka rela, Alhamdulillah mereka sudah sejahtera mandiri” tutur Agus.

“Semoga ini bisa menjadi contoh peserta PKH lain, yang sudah sejahtera mundur dengan kesadaran sendiri. Tidak terus tergantung bantuan dari pemerintah” imbuhnya.

Sejalan dengan itu, Hasan Bisri sebagai pendamping sosial PKH Kecamatan Talun menjelaskan, dengan adanya peserta PKH yang mengundurkan diri, pihaknya sangat mengapresiasi. Karena hal itu menurut Hasan termasuk bagian dari keberhasilan progam.

Baca Juga : Dalam Rangka Haul Bung Karno ke-50, Warga NU Kota Blitar Antusias Doa Bersama

“Saya apresiasi mereka yang sudah graduasi sejahtera mandiri, dengan demikian salah satu tujuan progam, untuk meningkatkan kesejahteraan KPM bisa tercapai” kata Hasan.

Masih Hasan, dalam beberapa Minggu terakhir ini, di Kecamatan Talun ada kurang lebih 13 KPM PKH yang mengundurkan diri. “Mereka tersebar di beberapa Desa, dari Tumpang 3 KPM, Sragi 2 KPM, Kaweron 1 KPM, Jabung 2 KPM, Pasirharjo 2 KPM, Bendosewu 1 KPM dan Kendalrejo 2 KPM”. Pungkas nya.

Reporter : Dairobi
Editor : Udin


Artikel ini telah dibaca 369 kali

Loading...
Baca Lainnya