Berita Wisata & Budaya

Senin, 10 Agustus 2020 - 07:48 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Ningsih Ngopi & Vintage Tempat Nongkrong Bernuansa Klasik di Jalan Sudanco Supriyadi 185 - Gedog, Kota Blitar.

Ningsih Ngopi & Vintage Tempat Nongkrong Bernuansa Klasik di Jalan Sudanco Supriyadi 185 - Gedog, Kota Blitar.

Ningsih Ngopi & Vintage : Tempat Nongkrong Sarat Nuansa Klasik

MATABLITAR.COM– Beberapa tahun terakhir keberadaan coffee shop berkembang secara pesat. Dengan beragam konsep yang ditawarkan untuk menarik minat dari para pembeli. Tidak mengherankan beberapa coffee shop dan warung kopi sudah tidak mempunyai nilai ekslusif.

Baca Juga : Dukung Pola Tanam Sehat, Pemdes Kalitengah Gelar Pelatihan Pupuk Organik

Di Blitar, terdapat salah satu tempat nongkrong yang sangat jarang ditemukan. Ningsih Ngopi & Vintage adalah nama tempatnya. Tempat ini biasanya digunakan nongkrong oleh anak-anak muda. Lokasinya berada di jalan Sudanco Supriyadi 185 – Gedog, Kota Blitar.

Tempatnya buka setiap hari, mulai jam setengah lima sore dan tutup pada jam dua belas malam.

Konsep yang ditawarkan oleh tempat ini sangat unik sekali. Mulai dari penataan tempat, menu yang disajikan hingga barang-barang yang dipajang di sudut-sudut ruangan.

Terlihat beberapa barang klasik yang terpampang, seperti : kamera, uang kertas, foto, televisi, serta yang lain. Meja dan kursi yang digunakan pun juga bernuansa zaman dahulu.

Ketika berada di tempat ini. Pengunjung seperti di bawa kembali ke zaman 90-an. Apalagi ketika diselingi lagu klasik pula. Nuansa zaman dahulu semakin terasa. Ningsih Ngopi & Vintage mulai berdiri sejak bulan Juni 2020, atau sekitar dua bulan yang lalu.

Fajar selaku pemilik menuturkan, awal mula ide mengenai Ningsih Ngopi & Vintage adalah sebagai sarana untuk menyalurkan hobinya fotografi. Ia terinspirasi dari Noeri Cafe yang ada di Semarang saat akan membuat Ningsih Ngopi & Vintage.

“Saya membuat tempat semacam ini, karena ingin mengadopsi konsep Noeri Cafe yang ada di Semarang,” tutur Fajar.

Baca Juga : Pengen santai bersama keluarga dan hilangkan penat, yuk ke Blitar park

Masih Fajar, dirinya ingin melestarikan budaya dan membuat tempat untuk sarana edukasi yang ramah serta nyaman sebagai tempat nongkrong. Agar kekayaan budaya Indonesia tidak tergerus perkembangan zaman.

“Saya ingin budaya yang di Indonesia tetap dilestarikan mas, kita itu kaya sebenarnya”, pungkas Fajar.

Reporter : Ma’ruf
Editor : Fikri


Artikel ini telah dibaca 273 kali

Loading...
Baca Lainnya