Berita Mata Desa

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 19:53 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Wisata Pemancingan Embung Kedungbiru di Desa Kalitengah Kecamatan Panggungrejo

Wisata Pemancingan Embung Kedungbiru di Desa Kalitengah Kecamatan Panggungrejo

5 Tahun Tidak Berfungsi, Embung Kedungbiru Kini Menjadi Wisata Pemancingan

MATABLITAR.COM Embung Kedungbiru adalah sebuah kolam buatan yang terletak di Dusun Kedungbiru Desa Kalitengah, Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar yang telah selesai dibangun pada tahun 2015 oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur. Posisi embung ini strategis, di pinggir jalan raya wisata Pantai Serang.

“Air embung ini dulunya digunakan untuk pertanian, namun tidak bisa mencukupi karena jangkauannya yang tidak jauh, dan airnya hanya terbatas mengandalkan air hujan” kata Saiful, Kepala Dusun Kedungbiru, Sabtu (24/10).

Baca Juga : Temukan Ragam Makanan Kesukaan di Pujasera Desa Gaprang

Saat pandemi seperti ini, Saiful tetap menekankan kepada setiap orang yang memancing mematuhi anjuran 3 M yang diberlakukan oleh pemerintah.

“Kami mengupayakan para pecinta mancing untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan pakai masker dan cuci tangan sebelum masuk ke area pemancingan “ tambahnya.

Masih Saiful, dirinya menjelaskan tujuan dari keberadaan embung untuk mewadahi para pemuda untuk berkreasi di lingkungan tempat mereka tinggal.

“Tujuan saya mendirikan tempat ini untuk menumbuhkan ide para pemuda sekitar untuk memanfaatkan embung sebagai kolam pemancingan. Memancing bukan sekedar mencari ikan, namun hiburan yang sangat menyenangkan dan menarik banyak orang berkunjung,” jelasnya

Pembenahan yang dilakukan nampaknya menemukan hasil yang positif. Hal ini diungkapkan secara langsung oleh pihak pembina Elang Muda yang mengelola embung di Desa Kalitengah.

“Setelah hujan turun beberapa kali dan dipantau ternyata pengurangan air sangat sedikit dan hampir tidak ada. Wolo-wolo kuwato, semoga tidak bocor lagi, pemancingan dibuka” kata Sunarji, Pembina Elang Muda Kalitengah.

Seperti diketahui, pembukaan pemancingan ini telah dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2020 dan direncanakan dibuka dua kali dalam seminggu.

Ia menjelaskan, terkait sumber dana, ada iuran setiap anggota untuk membeli ikan lele dan biaya operasional awal. Selain itu juga banyak anggota yang menyumbangkan ikan nilai hasil budidaya mandiri mereka.

Baca Juga : Dukung Pola Tanam Sehat, Pemdes Kalitengah Gelar Pelatihan Pupuk Organik

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Sugeng selaku Kepala Desa menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh para warganya. Dirinya menyambut baik kegiatan seperti itu.

“Pihak Desa menyambut baik dan mendukung kegiatan ini, selain mengembangkan kreativitas dan kegiatan posisif bagi pemuda,” ujarnya.

Dirinya berharap aset yang ada di Desanya bisa digunakan dengan baik. Agar bisa dimanfaatkan secara maksimal.

“Ini bisa memanfaatkan aset Desa Kalitengah yang belum bisa dimaksimalkan oleh Desa. Kami sangat berterimakasih kepada semua anggota atas semangatnya,” tutupnya.

Reporter : Sindu
Editor : Fikri


Artikel ini telah dibaca 271 kali

Loading...
Baca Lainnya