Sastra

Jumat, 30 Oktober 2020 - 08:38 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Ilustrasi

Ilustrasi

NASIB SANG USANG KARNA ULAH BERUANG

Uang..
Uang..
Yeach.. uang..
Uang yang selalu bergoyang..
Uang yang selalu menggoyang..
Engkau selalu bergoyang dalam angan..
Engkau perusak impian..

Hamba seorang usang..
Berharap engkau tak lagi jadi beruang..
Yang menebar suara dengan lantang..
Tanpa peduli nasib sang usang..

Uang..
Tak seorangpun asing dengan uang..
Uang bagaikan dalang..
Dalam menentukan siapa yang kalah dan siapa yang menang..

Uang dan pilkada..
Suatu hal yang berbeda..
Namun tak menjadi dua..

Pilkada merupakan awal impian kita bahagia..
Bukan malah menderita kedepannya..

Cita-cita bangsa, rakyatnya sejahtera..
Tanpa khawatir esok mau makan apa..
Tanpa risau lusa hidupnya bagaimana..
Lantas,, pertanyaannya..
Sudahkah masyarakat merasa..

Nasib usang kini tanpa kendali..
Tanpa ada yang mengawasi..
Ulah usang dan beruang yang bernyanyi..
Dalam pelukan sang mentari..

Hamba yang usang hidup pilu..
Maka itu..
Aku..
Bersama rakyat awasi pemilu..
Bersama bawaslu tegakkan keadilan pemilu..

Penulis: Adinda (Staf Panwaslu Kecamatan Ponggok)

Baca Juga: Sukseskan PILKADA 2020, KPID Jatim dan UNU Blitar Jalin Kerjasama Pemantauan


Artikel ini telah dibaca 105 kali

Loading...
Baca Lainnya
  • 18 Januari 2019 - 21:37 WIB

    PENGAKUANKU