Merasa Ada yang Lebih Membutuhkan, 4 Peserta PKH Desa Jeblog Mengundurkan Diri

  • Whatsapp
Hawin Muallif Kepala Desa Jeblog Kecamatan Talun Bersama Pendamping PKH Saat Cek Surat Pengunduran Diri Peserta PKH Jeblog

MATABLITAR.COM – Sejumlah 4 orang peserta Progam Keluarga Harapan (PKH), dari Desa Jeblog Kecamatan Talun Kabupaten Blitar, bersama sama mengajukan pengunduran diri dari kepesertaan PKH, Jum’at. (19/02/2021).

Pasalnya, mereka menganggap kondisi ekonomi keluarga sudah lumayan baik, dan merasa ada orang lain yang lebih membutuhkan bantuan PKH. Ke empat peserta PKH tersebut adalah; Ibu Suprihatin, Ibu Juminarsih, Ibu Yuliani dan Ibu Sarunti.

Bacaan Lainnya

“Kalau dikatakan mampu ya belum sebenarnya, tapi saya merasa ada orang lain yang kondisi ekonominya di bawah saya. Dan mereka lebih membutuhkan bantuan PKH ini” tutur Yuliani kepada awak media.

Baca Juga : Erma Susanti DPRD Provinsi Jatim Hadiri Panen Raya Pokdakan

Sejalan dengan itu, Suprihatin juga merasa bahwa kondisi ekonomi keluarganya hari ini sudah lebih baik. Dibandingkan saat pertama kali dapat progam PKH di tahun 2012.

“Alhamdulillah, ekonomi keluarga sudah lebih baik, Dulu di awal PKH saya memiliki 2 komponen PKH, anak Balita dan anak SD. Dan sekarang yang besar sudah lulus SMA, sedangkan yang kecil masih SD,” ungkap Suprihatin.

“Terimakasih keluarga kami sudah di bantu PKH, kami mengajukan mundur dari peserta, karena dapat bantuan ini sudah lama, dan biar digantikan warga lain yang lebih membutuhkan.” Pungkas nya.

Sementara itu, Hawin Muallif selaku kepala Desa Jeblog Kecamatan Talun, merasa bangga kepada warganya peserta PKH yang dengan kesadaran sendiri, sukarela mengundurkan diri dari peserta progam PKH.

Menurutnya, hal ini sangat positif, karena meski di masa pandemi ada kesadaran dari mereka sendiri, untuk mundur dan agar digantikan warga lain, yang kondisi ekonominya lebih membutuhkan.

Baca Juga : Perjuangan Bu Siti, Menuju Graduasi Sejahtera Mandiri PKH

Hawin juga menilai, pengunduran diri peserta PKH ini juga bisa jadi salah satu parameter keberhasilan progam, yang mana adanya progam berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Saya berharap ini bisa dicontoh oleh peserta PKH lainnya, jika kesejahteraan ekonomi sudah baik, lebih baik mengundurkan diri. Biar warga lain yang kondisi ekonominya lebih minus bisa menggantikan.” Pungkas Hawin.

Reporter : Nasa
Editor : Fikri

Pos terkait