Inilah Sosok Agus Efendi Ketua Umum Terpilih PMII Blitar Raya Periode 2021 – 2022 di Mata Kader

  • Whatsapp
Ketua Mandataris PC PMII Blitar, Agus Efendi saat memberikan sambutan usai diumumkan sebagai ketua terpilih, di Lantai 2 Graha NU Kabupaten Blitar, Minggu (27/6/2021).

MATABLITAR.COM – Ketua Umum PMII Blitar Raya yang baru saja terpilih, Agus Efendi mengaku hanya bermodalkan dukungan yang diberikan para kader pada saat maju sebagai Ketua Umum PMII Blitar Raya.

Laki-laki asli lokal Blitar tersebut, memang terkenal sebagai kader PMII yang ramah di mata para kadernya, tak heran banyak kader-kader PMII yang memberikan dukungan kepadanya untuk maju sebagai Ketua Umum.

Bacaan Lainnya

“Mas Agus itu selalu telaten dalam membimbing para kader-kadernya, termasuk saya sendiri, orangnya humble dan supel dalam bergaul,” kata Mohamad Rifai kader PMII Komisariat Bongkar STIT Al-Muslihuun.

Menurut Rifai, dengan terpilihnya Agus Efendi bisa menjadi awal gebrakan yang bagus untuk PMII, lantaran visi misi yang diusungnya mampu menjawab keadaan saat ini dari PMII Blitar.

Dengan modal seperti itu, Rifai meyakini perjalanan PMII Blitar kedepannya bisa berjalan lebih baik. Apalagi saat semua kader dan anggota PMII Blitar mempunyai semangat untuk bergerak lebih maju.

Pada periode kepengurusan cabang sebelumnya, Agus Efendi juga menduduki posisi wakil ketua 1 yang mengurusi bagian internal dan kaderisasi. Karenanya dengan terpilihnya dia sebagai Ketua Umum, banyak kader yang menaruh harapan besar di pundaknya.

Visi yang diusung Agus Efendi sendiri yaitu menciptakan PMII Blitar Raya sebagai organisasi yang merdeka, berdaulat dengan dasar kekeluargaan.

Kemudian untuk mencapai hal tersebut, Agus menyebut diperlukannya disiplin organisasi dengan cara menata pola dan jenjang kaderisasi di PMII, serta mengupayakan terbentuknya satu usaha pada setiap komisariat.

“Meningkatkan kapasitas soft skill kader melalui program pendalaman minat bakat. Memperkenalkan kader dengan hak, kewajiban dan tanggungjawab terhadap pergerakan,” tukas Rifai.

Kemudian Agus juga akan memberdayakan kader pada setiap kegiatan dan momen-momen pergerakan. Selain itu, tetap mengedepankan musyawarah mufakat dalam aktivitas pergerakan, baik dengan organisasi maupun personaliti.

“Dan yang penting juga, menjalin komunikasi positif dengan pihak luar dalam kerangka pengembangan organisasi,” pungkasnya.

Pos terkait