Bantu Warga Isoman, IKA PMII Blitar Gelar Baksos Buat Minuman V_Nus

  • Whatsapp
Peracikan V_Nus di Pendopo Islam Nusantara (Pinus) Blitar, Oleh IKAPMII Blitar dan Santri Langgar Kulon Jamsaren Kediri. Sabtu, (28/08/2021)

MATABLITAR.COM- Ditengah keprihatinan akan tingginya jumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid, Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Blitar menggelar Baksos pembuatan Vitamin Nusantara (V_Nus). Sabtu, (28/08/2021).

V_Nus ini merupakan minuman kesehatan yang dibuat dari beberapa ramuan herbal Nusantara. Adapun manfaatnya adalah dapat melawan berbagai virus dan bakteri, memperbaiki fungsi lambung dan jantung, menambah daya tahan tubuh, dan memperkuat iman serta imun tubuh.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana disampaikan oleh Moh. Asrofi selaku koordinator kegiatan, bahan bahan pembuatan V_Nus ini cukup sederhana, karena terdapat banyak di lingkungan sekitar. resep isi didapatkan dari salah satu pakar herbal di kabupaten Jombang.

“Bahan dasarnya ada 7 jenis, 1. Kencur, 2. Jahe emprit, 3. Daun sirkoyo patek, 4. Daun jambu air, 5. Daun pandan wangi, 6. Kapulogo, 7. Gula aren,” jelas Asrofi saat di temui awak media.

Baca Juga : 76 Tahun Indonesia Merdeka, Pesantren di Jatinom Blitar Gelar Upacara dan Tanam 76 Biji Pohon Pala

“Selain bahan bahan tersebut, juga ditambah dengan air yang sudah kita bacakan Do’a (ciri khas santri), dan do’a tersebut merupakan ijazah dari KH Douglas Toha Yahya / Gus Lik Jamsaren Kediri.” Imbuhnya.

Dalam Baksos kali ini, IKA PMII Blitar membuat V_Nus sebanyak 100 liter minuman, yang nantinya akan diberikan cuma-cuma untuk membantu warga yang sedang menjalani isolasi mandiri, ataupun masyarakat yang merasakan kurang enak badan.

Minuman yang dinamai V_Nus tersebut, di inspirasi dari semua bahan dan tehnik pembuatanya yang khas nusantara, perpaduan antara tanaman herbal yang memiliki banyak manfa’at, dan suwuk atau Do’a kepada yang maha memberi kesembuhan.

Pembacaan Do’a Sebagai Salah Satu Proses Pembuatan V_Nus di Pendopo Islam Nusantara Blitar

Masih Asrofi, menyampaikan bahwa kegiatan pembuatan ramuan V_Nus, pihaknya di pandu dan didampingi oleh gerakan santri langgar kulon yang beralamat di Jamsaren Kediri.

“Alhamdulillah, saya bersama gerakan santri langgar Kulon Jamsaren. Ada Kiai Muhammmad Zaenal Hamami atau Mbah Mamik, ada kiai Nur Huda, Kang Saifudin Sulhan, Kang Irwan Maftuhin dan lainnya bisa ke Pinus Blitar untuk berbagi pengetahuan,” tutur Nanang Qosim yang juga ikut dalam rombongan.

Gerakan ini, kata Nanang, merupakan ihtiar santri untuk umat, dan membantu sesama. Semua ramuan dan ijazah Do’anya disampaikan semuanya, untuk siapapun yang membutuhkan. Dengan catatan juga, semua produknya tidak boleh di komersilkan.

Awalnya resep minuman ini, diperoleh dari H. Jujug seorang pemerhati obat herbal dari jombang. Kemudian di sohehkan kepada Kiai Haji Moch Douglas Toha Yahya atau Gus Lik, pengasuh Pondok Assa’idiyyah di Kelurahan Jamsaren, Kota Kediri.

Baca Juga : MELAWAN KEPUTUS ASAAN

“Sudah banyak testimoni dari warga, yang sedang isolasi mandiri, maupun yang kondisi tubuhnya drop, setelah minum ramuan ini kondisinya lekas membaik.” Jelas Nanang yang juga sedang menjabat sebagai komisioner KPU Kediri.

Dari pantauan media, kegiatan yang bertempat di Pendopo Islam Nusantara (Pinus) Sekardangan Kanigoro, pada jam 15.09 WIB sudah selesai pembuatannya, kemudian dilanjutkan proses memasukkan V_Nus ke dalam botol botol isi 250 ML.

“Untuk masyarakat Blitar, yang benar benar membutuhkan untuk pemulihan kesehatan keluarga dan sanak familinya, silahkan ke Pinus mengambil V_Nus, gratis, hanya mengisi absen saja. Atau jika ada komunitas yang ingin membuatnya sendiri, kami juga siap mendampingi.” Pungkas Asrofi.

Pos terkait