Kuatkan Loyalitas Kader Pada Organisasi, PMII Unisba Blitar Gelar PKD

  • Whatsapp
Pemberian Materi PKD oleh Komisioner KPU Kota Blitar, Hermawan Miftahul Khabib, Jum'at (1/10/2021). (foto: dok. PMII Unisba Blitar)

MATABLITAR.COM – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Madjapahit Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar menggelar kegiatan Pelatihan Kader Dasar (PKD) ke II.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, bertempat di Wisata Susukan Tangkil, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Kamis (30/9/2021) – Minggu (3/9/2021.

Bacaan Lainnya

Kegiatan PKD itu mengambil tema ‘Rekonstruksi Nilai-Nilai Pergerakan Mahasiswa Menuju Kader yang Berintelegensia’, serta diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari berbagai kampus.

Tidak hanya dari mahasiswa Unisba Blitar saja, melainkan juga dari UNU Blitar, STIT Al-Muslihuun Blitar, dan IAIN Kediri.

Baca Kuga : BAGAIMANA MEMBANGUN LINGKUNGAN RAMAH ANAK

Ketua Panitia Pelaksana, M. Saifullah mengatakan, kegiatan itu juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Peserta kegiatan harus dalam kondisi sehat. Bagi yang dalam kondisi kurang sehat tidak diperkenankan mengikuti jalannya kegiatan.

“Panitia pun juga seperti itu, harus menerapkan protokol kesehatan. Meksipun mereka sudah di vaksin semua, ancaman Covid-19 itu masih ada,” kata mahasiswa semester 5 Unisba Blitar itu.

Diharapkan setelah kegiatan, kata dia, bisa memperkuat kader PMII dalam berkomitmen menjaga nilai-nilai pergerakan mahasiswa, yang nantinya akan diterapkan di lingkungan kampus maupun kehidupan bermasyarakat.

“Mereka nantinya juga harus memiliki pemikiran yang kritis dan transformatif dalam berorganisasi maupun bersosial di masyarakat,” lanjutnya saat ditemui usai pembaiatan peserta PKD.

Sementara itu, Ketua Komisariat PMII Madjapahit Unisba Blitar, Muhammad Thoha Ma’ruf mengungkapkan, setelah mengikuti jalannya PKD, secara resmi para peserta PKD telah menjadi kader PMII, bukan lagi menjadi seorang anggota.

“Saat menjadi seorang kader, mereka harus mempunyai loyalitas yang tinggi terhadap organisasi. Harus berkorban demi PMII dalam situasi dan kondisi apa pun,” ungkapnya.

Pos terkait