Hari Sumpah Pemuda 2022, Pemuda Pemudi Blitar Jalan Kaki Dari Penjuru Situs Bersejarah

Pemuda Pemudi Blitar Berjalan Kaki Dari Beberapa Situs Bersejarah Dalam Rangka Hari Sumpah Pemuda 2022

MATABLITAR.COM- Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda ke 94 tahun, sejumlah Pemuda Pemudi Blitar mengadakan kegiatan Hari Sumpah Pemuda, dengan cara berjalan kaki dari beberapa penjuru situs bersejarah yang ada di Blitar. Jumat, (28/10/2022).

Adapun koordinator pemuda yang berjalan kaki dari empat penjuru yaitu, sebelah Timur Grantika Pujianto (Candi Sawentar), Selatan Rahmanto Adi (candi Simping), Barat Ahmad Huda (Candi Mleri), Utara Kholam Shiharta (Candi Penataran).

Bacaan Lainnya

Dari masing-masing penjuru tersebut di ikuti oleh pemuda pemudi yang ikut bergabung jalan kaki, seperti Grantika Pujianto yang di ikuti salah satu siswi dari SDN Sambigede 3 kec. Binangun. Namanya Bening Setia Magani. Siswi kelas 6 SD ini sangat antusias selama mengikuti kegiatan, termasuk saat jalan kaki.

“Saya senang sekali dapat mengikuti kegiatan ini, karena ini pengalaman yang luar biasa buat saya,” Ujar Bening (12 Tahun) dengan penuh semangat.

“Apa lagi saat perjalanan kita berhenti di beberapa sekolahan, seperti SD/MI untuk mengajak siswa siswi beserta bapak ibu gurunya melaksanakan Ikrar Sumpah Pemuda”. Imbuhnya.

Para Pemuda Pemudi Blitar Saat Singgah di Salah Satu Lembaga Pendidikan (Foto: Dok. Grantika)

Perjalanan dari empat penjuru dimulai jam 7 pagi, dan sampai di Makam Bung Karno (MBK) jam 10 pagi, Saat sampai di MBK para pejalan kaki ini di sambut kedatanganya oleh Pemudi, yaitu Yayuk Setyaningsih yang sudah menunggu di Makam Bung Karno.

Kepada media, Grantika Pujianto selaku salah satu koordinator menjelaskan, bahwa Tanah dan Air yang sudah di bawa dari masing-masing penjuru, khususnya dari Situs bersejarah tempat Pendarmaannya para Raja. Seperti Candi Sawentar, menurut para sepiritual sebagai pendarmaan Anusopati raja kedua Singosari.

Sedangkan Candi Simping sebagai pendarmaan Raden Wijaya pendiri sekaligus raja pertama kerajaan Majapahit. Candi Mleri sebagai Pendarmaan Rangga Wuni raja ke tiga Singasari, dan Candi Palah yang sering juga disebut sebagai Candi Keprabon atau tempat berkumpulnya Para Raja.

Untuk kemudian, tanah dan air tersebut di jadikan satu di Makam Bung Karno, yaitu Presiden Pertama Republik Indonesia sebagai simbol semangat Persatuan.

Ikrar Sumpah Pemuda di Pelataran MBK (Foto: Dok. Grantika)

“Dengan disatukanya tanah dan air ini mengingatkan kita dengan kongres pemuda pertama, lalu bersama sama mengikrarkan Sumpah Pemuda sebagai pengingat kongres pemuda kedua, kemudian lanjut berziarah ke makam Bung Karno,” Ungkap Grantika.

Masih Grantika, menururnya tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan rasa Nasionalisme, serta mengajak pemuda pemudi untuk mengingat kembali sejarah kongres pemuda, yaitu bersatunya pemuda pemudi dari seluruh penjuru Nusantara (kongres pemuda 1). Kemudian tercetuslah butir sumpah pemuda (kongres pemuda 2).

Berjalan kaki dari beberapa penjuru dengan membawa tanah dan air, yang kemudian di jadikan satu, sebagai simbol semangat persatuan dan cinta tanah air. Gerakan ini bisa jadi sebagai pelopor, dengan harapan nantinya bisa di ikuti oleh seluruh pemuda pemudi dari berbagai penjuru.

Jadi bukan hanya dari kiblat papat saja, tetapi seluruh penjuru mata angin. ini juga sebagai gerakan nyata dari pemuda pemudi, untuk berkarya guna menunjukkan rasa cinta nya kepada tanah air, bangsa dan bahasa persatuan Indonesia.

Nyekar dan Do’a Bersama di Makam Bung Karno (Foto: Dok. Grantika)

“Syukur jika hari sumpah pemuda ini bisa di jadikan sebagai hari Pergerakan Pemuda Nasional,” tutur Seniman muda asli Blitar ini.

Terahir Grantika berharap, kegiatan ini akan diteruskan oleh adik adik, dari pemuda pemudi untuk selalu memupuk rasa dan semangat nasionalisme.

“Ini sudah ke tiga kalinya kami laksanakan kegiatan yang serupa, mulai dari tahun 2020, 2021, 2022. dan sudah sewajarnya akan estafet ke pemuda pemudi selanjutnya.” Pungkasnya.

Baca Juga : GP Ansor Kabupaten Blitar, Pimpin Pembacaan Ikrar Sumpah Pemuda di Seminari Garum

Pos terkait