Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bangun Kolaborasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, KOPI Blitar Gelar Diskusi Publik

Juni 09, 2024 WIB
    Share

 

Bangun Kolaborasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, KOPI Blitar Gelar Diskusi Publik

MATABLITAR.COM - Sebagai salah satu upaya merajut kolaborasi untuk perlindungan pekerja migran, Komunitas Pekerja Migran Indonesia (KOPI) Blitar, dengan dukungan Yayasan Infest Yogyakarta dan AWO Internasional, menggelar Diskusi Publik bertajuk "Migrasi Aman & Keluarga Nyaman". Minggu, (09/06/24).


Acara yang digelar di Rumah Makan (RM) Telaga Indah Blitar ini bertujuan untuk membahas tantangan dan solusi terkait perlindungan pekerja migran, serta keluarga mereka di Kabupaten Blitar.


Suliyati, selaku panitia pelaksana, menyampaikan bahwa diskusi publik ini merupakan langkah awal KOPI Blitar, dalam membangun kolaborasi para pihak berkepentingan dalam memberikan perlindungan pekerja migran di Kabupaten Blitar.


"Salah satunya untuk menjalin kolaborasi, dan menyampaikan regulasi yang aman serta nyaman bagi pekerja migran dan keluarganya," tutur Suliyati.


"Dengan kegiatan ini, semoga terbangun komitmen bersama dari para pihak berkepentingan, dalam memberikan perlindungan pekerja migran dan keluarganya di Kabupaten blitar." Imbuhnya.


Diskusi ini menghadirkan beberapa narasumber terkemuka, antara lain Arumi Marzudi, seorang purna pekerja migran asal Blitar; Nisrina Muthahari, akademisi dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; Yulia Rani, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar; Iin Indira, Dinas P3APPKB Kabupaten Blitar; serta Diaz Ridho Putra, perwakilan dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Malang.


Narasumber Dalam Diskusi Publik Migrasi Aman dan Keluarga Nyaman Memaparkan Materi


Dari pantauan media di lapangan, tampak hadir berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Blitar, mulai dari komunitas pekerja migran dan keluarganya, pemerhati PMI, akademisi, pemerintah, mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.


Acara berjalan sangat hangat, narasumber menyampaikan materi materi secara bergantian, dan membuka ruang dialog dengan peserta.


Untuk diketahui, KOPI Blitar, merupakan wadah pekerja migran Indonesia aktif, purna pekerja migran dan keluarganya.


Suliyati menjelaskan, Sejak berdiri pada tahun 2018, KOPI di 5 Desa (Pandanarum, Gogodeso, Jatinom, Sumberagung, Lorejo), turut aktif menjadi mitra pemerintah Desa dan Kabupaten dalam mewujudkan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia.


KOPI kabupaten Blitar telah mendukung advokasi perlindungan pekerja migran Indonesia sejak dari Desa, penanganan kasus, pemberdayaan ekonomi dan sosial, bagi pekerja migran Indonesia dan keluarganya.


Tahun 2020, KOPI Kabupaten Blitar, bersama Yayasan INFEST Yogyakarta dengan dukungan AWO Internasional, turut menjadi teman belajar calon pekerja migran Indonesia dan keluarganya, dalam pelatihan perencanaan migrasi aman di Kabupaten Blitar. (pd/red)